Indramayu – Guna mengoptimalkan potensi pertanian di wilayahnya, anggota Koramil 1602/Sindang, Sertu Subagyo, turut serta dalam musyawarah yang melibatkan para petani di Kantor BPP Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan mendalam mengenai jasa pompanisasi dan strategi percepatan Musim Tanam (MT) II Tahun 2026, yang krusial untuk kelancaran pengairan sawah dan peningkatan produktivitas pertanian.
Kegiatan ini menjadi forum penting bagi para petani untuk menyuarakan aspirasi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi. Turut hadir dalam musyawarah ini Camat Pasekan H. Taryadi, Ketua UPTD Indramayu Sutarmi, S.E., Koordinator BPP Bapak Tarlut beserta tim, perwakilan dari kelompok tani, serta para operator jasa pompanisasi. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian.
Dalam sesi dialog, para petani mengemukakan beberapa harapan krusial. Salah satunya adalah permintaan agar respons jasa pompanisasi terhadap kebutuhan dan keluhan petani terkait pengairan sawah dapat ditingkatkan. Selain itu, petani juga menyoroti pentingnya kelancaran penyaluran pupuk subsidi tanpa hambatan birokrasi yang berbelit, serta perlunya kejelasan dalam manajemen air dan penanganan berbagai isu pertanian lainnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, musyawarah menghasilkan kesepakatan penting. Di antaranya adalah komitmen untuk mengaktifkan kembali sistem pompanisasi secara maksimal demi mendukung target percepatan MT II Tahun 2026. Seluruh pihak, termasuk unsur P3A, PPL, dan operator jasa pompanisasi, diharapkan dapat bersinergi dalam aspek perawatan dan pengelolaan sistem pengairan agar berjalan efektif dan efisien.
Sertu Subagyo, mewakili Koramil 1602/Sindang, menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani di wilayah binaan. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid dan koordinasi yang baik antara pemerintah, para petani, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan sektor pertanian yang maju dan semakin produktif.
Diharapkan, melalui forum musyawarah ini, berbagai kendala yang dihadapi oleh para petani dapat segera menemukan solusi dan ditindaklanjuti secara konkret. Hal ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan MT II Tahun 2026 di Kecamatan Pasekan berjalan lancar dan mencapai hasil yang optimal.

Updates.